Jumat, 05 Juli 2013

DI PEKALONGAN TIDAK ADA KERBAU JANTAN

Dulu di perkampungan nelayan Desa Sigeseg, Pekalongan ada petapa yang sakti mandraguna.  Namanya Ki Sadipo, terkenal membuat perahu.  Ki Sadipo punya anak laki-laki bernama Jaka Danu yang juga sakti.  Walaupun sakti, Jaka Danu tidak diperbolehkan memamerkan kesaktianya.
Suatu hari, Ki Sadipo mendapat pesanan perahu dari Raja Galuh.  Ki Sadipo sangat senang.   Ia menyuruh murid-muridnya mencari kayu di hutan.  Sudah lama mencari, kayu yang diharapkan tidak juga ditemukan.  Akhirnya Ki Sadipo memerintahkan muridnya untuk beristirahat dan memakan bekal yang sudah dibawa.

      Ki Sadipo mencari muridnya yang paling tua yaitu Basuki.   Ia tidak terlihat karena  mencari kayu lewat jalur yang berbeda.   Ketika sedang mencari muridnya itu, Ki Sadipo menemukan kayu yang besar dan bagus. Dari kejauhan ia mendengar suara seseorang yang memanggilnya.
Ki Sadipo menyuruh Basuki memanggil teman-temanya untuk menebang pohon tersebut.  Setelah ditebang, mereka ingin membawanya  pulang ke desa.  Tapi karena besarnya, mereka tidak kuat membawanya.
Ki Sadipo pulang ke desa untuk meminta bantuan dari warga. Sesampainya di hutan, Ki Sadipo kaget karena kayu yang akan di gotong sudah tidak ada.  Ki Sadipo bertanya kepada salah seorang muridnya.  Ternyata kayu itu sudah dibawa pulang Jaka Danu.
Ki  Sadipo marah.  Jaka Danu dianggap telah mememerkan kesaktianya di depan murid-muridnya.   Sebenarnya Ki Sadipo juga sanggup membawa kayu itu sendirian.  Tapi ia lebih memilih membawanya bersama warga karena tidak ingin dianggap pamer kesaktian.
Ki Sadipo meminta maaf kepada warga dan mereka pulang ke desa.  Di dalam perjalanan, Ki Sadipo bertemu dengan anaknya.
“Bapak, kayunya sudah saya bawa pulang.” Kata Jaka Danu.
Ki Sadipo menjawab, “Anakku, kamu kuat sekali bisa mengangkat kayu itu sendirian.  Memang kamu perkasa seperti kerbau.”
Seketika itu juga Jaka Danu berubah menjadi kerbau.  Melihat keadaan itu warga dan muridnya kaget, tetapi tidak bisa berbuat apa-apa. Ki Sadipo lalu menyuruh anaknya pergi ke hutan.
“Danu kamu lancang sekali menyepelekan nasehat bapakmu, sekarang pergilah engkau hidup di hutan!”
“Maaf bapak, saya tidak….”
Belum selesai berbicara,  sang Ayah menyela pembicaraan, “Kamu sudah lupa dengan nasehatku.   Aku tidak bisa berbuat apa-apa.  Sekarang pergilah engkau ke hutan!”

Dengan berat hati Jaka Danu pergi untuk menebus kesalahannya.  Dia menyesal. Walaupun ia sakti, seharusnya tidak perlu memamerkan kesaktianya. Itu sebabnya sampai sekarang tidak ada kerbau jantan di desa Sigeseng.  Kalau ada pasti akan menjadi mangsa Jaka Danu.  Tetapi, kerbau betina di desa itu tetap bisa beranak karena ada kerbau siluman yaitu kerbau Danu.   kerbau yang lahir jantan juga akan dimangsa oleh kerbau siluman tadi.

1 komentar:

  1. http://reretaipan88.blogspot.com/2018/07/asiataipan-taipanqq-taipanbiru-biang.html

    Taipanbiru
    TAIPANBIRU . COM | QQTAIPAN .NET | ASIATAIPAN . COM |
    -KARTU BOLEH BANDING, SERVICE JANGAN TANDING !-
    Jangan Menunda Kemenangan Bermain Anda ! Segera Daftarkan User ID terbaik nya & Mainkan Kartu Bagusnya.
    Dengan minimal Deposit hanya Rp 20.000,-
    1 user ID sudah bisa bermain 8 Permainan.
    BandarQ
    AduQ
    Capsasusun
    Domino99
    Poker
    BandarPoker
    Sakong
    Bandar66

    Kami juga akan memudahkan anda untuk pembuatan ID dengan registrasi secara gratis.
    Untuk proses DEPO & WITHDRAW langsung ditangani oleh
    customer service kami yang profesional dan ramah.
    NO SYSTEM ROBOT!!! 100 % PLAYER Vs PLAYER
    Anda Juga Dapat Memainkannya Via Android / IPhone / IPad
    Untuk info lebih jelas silahkan hubungi CS kami-Online 24jam !!
    • WA: +62 813 8217 0873
    • BB : E314EED5

    Daftar taipanqq

    Taipanqq

    taipanqq.com

    Agen BandarQ

    Kartu Online

    Taipan1945

    Judi Online

    AgenSakong

    BalasHapus